Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 November 2010

HIV AIDS

Tahap-tahap HIV menjadi AIDS adalah sebagai berikut :

1.       1. Tahap awal infeksi HIV
Gejalanya mirip influenza, tetapi gejala ini hanya berlangsung beberapa hari/minggu kemudian hilang dengan sendirinya.

2.       2. Tahap tanpa gejala
Meskipun tidak menunjukan gejala tetapi pada tes darah ditemukan antibody HIV, masa ini berlangsung 5-7 tahun.

3.       3. Tahap ARC (AIDS Related Complex)
Apabila didapati dua gejala atau lebih misalnya, demam disertai keringat dingin malam selama lebih dari 3 bulan, berat badan mengalami penurunan lebih dari 10%.

4.       4. Tahap AIDS
Muncul infeksi lain yang berbahaya misalnya, TBC, Jamur, dll, karena kekebalan tubuh telah demikian rusak, hal ini disebut infeksi Oportunistik, dan juga terjadi kanker kulit dan getah bening.

5.      5.  Tahap gangguan otak / susunan syaraf pusat
Hal ini mengakibatkan gangguan mental yang akan mengakibatkan kematian. Gangguan mental yang terjadi adalah dimensia (gangguan daya ingat), penurunan kesadaran, gangguan psikotik, depresi dan gangguan syaraf.

Jumat, 26 November 2010

Kewarganegaraan : KETERBUKAAN

A. Pengertian
    Keterbukaan = Transparansi
    Berasal dari kata 'terbuka' yang berarti tidak tertutup.
    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia keterbukaan berarti hal terbuka, perasaan toleransi, dan hati-hati    serta merupakan landasan untuk berkomunikasi.

* Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara keterbukaan harus dimiliki oleh :
1. WARGA NEGARA
     - terbuka untuk berpendapat
     - kesediaan menerima dan menghargai pendapat orang lain
2. PENYELENGGARA NEGARA
     - Bersedia untuk memberitahukan segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan umum

B. Ciri-ciri Era Keterbukaan
     1. Pesatnya perkembangan informasi, telekomunikasi dan transparasi : 
Hal ini dapat mempengaruhi kebijakan suatu negara, juga dapat membuat terjadinya perubahan sikap dan perilaku warga negara terhadap perkembangan di luar dirinya sebagai akibat tidak dapat terbendungnya arus pengaruh yang dibawanya.
     2. Batas antar negara menjadi kabur :
Warga negara dari berbagai negara di dunia bebas menjalin hubungan baik ekonomi, politik, dsb.

* Era Keterbukaan itu berwajah ganda :
- bisa menjadi TANTANGAN : terpacu untuk maju
- bisa menjadi ANCAMAN : membawa pengaruh negatif

C. Wujud Keterbukaan
    - Penyelenggara mengemukakan program dalam penyelenggaraan negara.
    - Penyelenggara negara menawarkan kebijakan sebelum diputuskan.
    - Penyelenggara negara memberikan laporan pertanggungjawaban secara transparan.
    - Warga negara belajar menerima dengan kecermatannnya program kebijakan atau laporan     pertanggungjawaban dari penyelenggara negara.
    - Penyelenggara negara terbuka menerima masukan dari warga negara bahkan kritik atau solusi.

D. Makna Keterbukaan 
    - Kesediaan untuk tebuka dalam informasi dan komunikasi.
    - Menimbulkan saling percaya dan menghindari prasangka buruk.
    - Meningkatkan partisipasi rakyat dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
    - Meningkatkan kebersamaan dan rasa tanggung jawab serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa

Kamis, 25 November 2010

Tembang Macapat

Tembang Macapat itu terdiri dari Dhandang Gula, Maskumambang, Sinom, Kinanthi, Asmarandana, Durma, Pangkur, Mijil, Pocung, Gambuh, dan Megatruh. Berikut guru gatra, guru wilangan, guru lagu dan watak :
1. Dhandang Gula
    10 gatra : 10i, 10a, 8e, 7u, 9i, 7a, 6u, 8a, 12i, 7a
    Watak : luwes
2. Maskumambang
    4 gatra : 12i, 6a, 8i, 8a
    Watak : sareh, pitutur
3. Sinom
    9 gatra : 8a, 8i, 8a, 8i, 7i, 8u, 7a, 8i, 12a
    Watak : galak, nantang
4. Kinanthi 
    6 gatra : 8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i
    Watak : sengsem, tresna
5. Asmarandana
    7 gatra : 8a, 8i, 8e, 8a, 7a, 8u, 8a
    Watak : sedih, prihatin
6. Durma
    7 gatra : 12a, 7i, 6a, 7a, 8i, 5a, 7i
    Watak : galak, nantang
7. Pangkur
    7 gatra : 8a, 11i, 8u, 7a, 12u, 8a, 8i
    Watak : sereng, nesu
8. Mijil 
    6 gatra : 10i, 6o, 10e, 10i, 6i, 6u
    prihatin, cocok kanggo cerita sedih
9. Pocung
    4 gatra : 12u, 6a, 8i, 12a
    Watak : kendho, guyon, cocok kanggo crita kang laras
10. Gambuh
      5 gatra : 7u, 10u, 12i, 8u, 8o
      Watak : sumanak, sumadulur
11. Megatruh
      5 gatra : 12u, 8i, 8u, 8i, 8o
      Watak : memelas